MERAYAKAN TAHUN BARU DI NEGERI SEBERANG
Tahun 2013
telah berlalu. Dan selalu di penghujung tahun akan diadakan acara “Malam
pergantian tahun” yang dimeriahkan oleh para artis dan penonon setianya, dan
tidak lupa unsur yang ikut memeriahkan malam tersebut yaitu kembang api !!!..
dengan warnanya yang beragam jenis masyarakat duniapun terpesona melihatnya.
Mereka tidak kenal tempat, baik itu luas ataupun sempit (banyak rumah
bersampingan, gang) kembang itu tetap mengeluarkan api dengan suara yang
menggelegarrr... bukankah itu hanya akan menghasilkan polusi suara jika
dilakukan di sekitar rumah yang sepi karena sedang istirahat?
![]() |
| Perayaan Tahun Baru 2020 kemarin (jakarta). sumber: detik.com |
Semoga saja nanti ada kembang api yang
ledakannya bisa di”silent”... wkwkwk
Menanggapi malam tahun baru nih,
kenapa harus selalu meledakkan kembang api? Tidak rudal? Bukankah akan lebih
ramai?? Itu saran saya jika memang ingin lebih ramai lagi,,,,
Padahal, di bagian barat sana
banyak lho yang pake rudal... sebut saja negara dengan “Bintang David”, yaitu
Israel... mantap kan?? Mereka itu negara dengan wilayah yang kecil,, tapi
ketika merayakan sesuatu, negara besarpun kalah meriahnya dengan mereka...
Sebenarnya,
saya
bukan bermaksud menceritakan tentang negeri tersebut. Namun yang di
sebelahnya, Palestina. Tahukah anda? Zionis Israel memulai invasinya
sejak tahun 1948,
setelah kerajaan Inggris menyatakan bahwa tanah yang diduduki warga
Palestina
adalah sesungguhnya tanah mereka. Sehingga sejak tahun tersebut sampai
sekarang, wilayah negara Palestina hampir tergerus dan dirampas oleh
bangsa Israel tanpa perlawanan yang berarti dari pihak Palestina. Hal
ini dikarenakan
bangsa Israel menggunakan persenjataan modern dengan dibantu kendaraan
Tank dan
pesawat tempur, sedangkan warga Palestina hanya bermodalkan batu-batuan
sisa
reruntuhan gedung, sekolah, masjid, hingga rumah mereka sendiri
dijadikan alat
tempur melawan pesawat, Tank, senjata api dan lain sebagainya.
| Foto: pembantaian warga palestina oleh Gerakan Zionis. |
Sungguh
ironis bukan? Bayangkan, sejak tahun 1948 hingga “hitung saja sampai” akhir
2013,,,65 TAHUN PENJAJAHAN sekaligus PEMBANTAIAN warga Palestina tanpa rasa
kasihan ...!!!
Dan
selama 65 tahun tersebut, ada kemungkinan 1 generasi yang tidak dapat menikmati
hidup dengan tenang, tapi selalu diselimuti ketakutan.. Pesawat tempur
halu-lalang di atas pemukiman mereka hampir setiap waktu, terlebih waktu
istirahat pada malam harinya ... dan selama itu pula mereka tidak bisa
merayakan tahun baru misalnya dengan memasang kembang api, anak-anak di sana
pasti ingin sekali merayakannya dengan tenang bersama keluarganya yang masih
“tersisa”.. sedih bukan jika dibayangkan kalau kitalah mereka itu...
Mungkin
sekilas kita sedang lupa terhadap kondisi saudara kita di luar sana karena
alasan “punya kesibukkan masing-masing”... namun, banyak dari kita belum
menyadarinya kalau semua yang kita lakukan tersebut merupakan sebuah keangkuhan
?
“Jika sulit untuk menjadi yang
lebih baik dari kemarin, setidaknya kita
tidak menjadi lebih buruk..."
sekian, ini hanya sekedar renungan untuk kita semua. semoga dapat diambil petikan Hikmah walau hanya satu..
